Pusjatan, Kementerian Pekerjaan Umum

SLiMS Record Detail

Aspal Yang Lebih Tahan Untuk Perkerasan Jalan Dengan Beban Lalu Lintas Bebas Dan Padat

AuthorsWasiah, Tjitjik S;
PublisherPUSJATAN
Published Year2006
LanguageIndonesia
Nomor Panggil625.7 (047.31) WAS p
GMDGame
AbstrakLokasi: Rak Penelitian 1 TJ: 267 Pencampuran plastik ada dua cara yaitu cara basah (wet process) dimana plastik dicampurkan kedalam aspal dan cara kering (dry process) dimana plastik dicampurkan kedalam agregat panas. Kedua cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Untuk cara basah menghasilkan mutu campuran yang lebih baik dari cara kering. Namun untuk pelaksanaan dilapangan adanya kendala sisa aspal yang tidak tersedot (kurang lebih 2 ton) sehingga apabila tangki aspal akan digunakan dengan aspal konvensional maka untuk menghindari tercampurnya aspal konvensional dengan bahan lain maka sisa aspal tersebut harus dikeluarkan. Sedangkan pada cara kering masalah ini tidak ada hanya ada sedikit tambahan waktu untuk memasukkan plastik ke dalam not bin. Dari hasil percobaan lapangan pada jalur Sadang-Kalijati dengan Kriteria Lalu Lintas cukup padat dan berat, mutu campuran yang dihasilkan lebih baik dibandingkan dengan campuran yang hanya menggunakan aspal pen 60. Hasil pengamatan lapangan, yaitu hasil survai kondisi (PCS) yang terjadi pada perkerasan dengan pen 60 lebih besar dari alur yang terjadi pada perkerasan dengan aspal polimer cara kering, kepadatannya pun lebih besar dari kepadatan dengan aspal pen 60. Sehingga perkerasan akan lebih awaet dibandingkan menggunakan aspal konvensional.
SubyekPAVEMENTS;
Klasifikasi625.7 (047.31)
AuthorsWasiah, Tjitjik S;
SLiMS Record Detail | Perpustakaan Pusjatan

Error

The website encountered an unexpected error. Please try again later.
Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0